SUMBA BARAT, OBOR SUMBA — Komandan Rayon Militer (Danramil) 1613-01/Loli, Kapten Inf. I Nyoman Sukada, meninjau langsung lokasi rencana pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Ubu Raya, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat, Kamis (18/12/2025) sekitar pukul 11.00 WITA.
Kapten Inf. I Nyoman Sukada menjelaskan bahwa pembangunan KDKMP direncanakan mulai dilaksanakan pada tahun 2026 dan ditargetkan dimulai pada bulan Maret. Peninjauan lokasi dilakukan bersama Babinsa Desa Ubu Raya guna memastikan kesiapan lahan serta mendukung kelancaran pelaksanaan pembangunan.
“Kegiatan peninjauan ini penting untuk memastikan kesiapan lokasi sekaligus sebagai bagian dari pengawalan program strategis pemerintah di tingkat desa,” ujarnya.
Kepala Desa Ubu Raya, Simson Nono Dukka, menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas kebijakan pembangunan KDKMP yang direncanakan sebanyak 80.000 unit koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia, termasuk satu unit untuk Desa Ubu Raya.
Menurut Simson, masyarakat Desa Ubu Raya selama ini kerap mengandalkan pinjaman dari kelompok simpan pinjam dengan bunga tinggi, berkisar antara 20 hingga 30 persen. Kehadiran Koperasi Merah Putih dinilai akan sangat membantu karena menawarkan sistem pinjaman tanpa bunga.
“Selain itu, pembangunan KDKMP akan melibatkan partisipasi masyarakat melalui skema padat karya,” tambahnya.
Hal senada disampaikan tokoh masyarakat Desa Ubu Raya, Koki Daka (65). Ia menyebut kehadiran Koperasi Merah Putih sebagai harapan baru bagi warga desa yang selama ini terbebani bunga pinjaman dari lembaga simpan pinjam, seperti PNM, TLM, dan koperasi harian.
“Kami berharap koperasi ini bisa segera beroperasi pada tahun 2026 dan benar-benar membantu masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kapten Inf. I Nyoman Sukada menegaskan bahwa keberadaan KDKMP diharapkan mampu memperkuat perekonomian desa melalui peningkatan kegiatan usaha dan pemberdayaan masyarakat.
“Kami berharap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat tumbuh menjadi pusat kegiatan ekonomi yang efisien, mendukung kemandirian desa, serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan daerah melalui peningkatan kesejahteraan warga,” pungkasnya.
Jurnalis: Avelinus Ngor Banto












