TAMBOLAKA, OBOR SUMBA — Presiden Partai Buruh, Ir. Said Iqbal, M.E., secara resmi mengangkat dan menetapkan Lodowikus Umbu Lodongo, SH sebagai Ketua Komite Eksekutif (Exco) Partai Buruh Kabupaten Sumba Barat Daya melalui Surat Keputusan (SK) Nomor: 19.17.2/EXCO-KAB./PB/VII/2025 tertanggal 18 Juli 2025. SK tersebut ditandatangani langsung oleh presiden Partai Buruh Ir. Said Iqbal, M.E., dan Sekretaris Jenderal Feri Nuxarli, SE., SH.
Partai Buruh merupakan salah satu partai politik yang berperan penting dalam dinamika politik nasional. Pada 14 Desember 2022, Partai Buruh secara resmi dinyatakan lolos sebagai peserta Pemilu 2024 dan memperoleh nomor urut 6 pada pengundian nomor urut di Kantor KPU Pusat, Jakarta. Partai ini mengidentifikasi diri sebagai partai yang memperjuangkan hak-hak buruh dan kesejahteraan hidup yang layak bagi seluruh masyarakat Indonesia, dengan visi mewujudkan Indonesia sebagai negara sejahtera.
Baca juga: https://www.oborsumba.com/ratusan-penumpang-terlantar-8-jam-sriwijaya-air-diduga-abaikan-hak-penumpang-penerbangan-ke-bali-batal-total/
Dalam wawancara bersama Media Obor Sumba di kediamannya, depan SDK Marsudirini Tambolaka, Lodowikus Umbu Lodongo, SH menyampaikan kesiapannya menjalankan mandat yang diberikan presiden Partai Buruh.
“Saya siap menjalankan mandat ini dengan mensosialisasikan Partai Buruh hingga ke akar rumput, mulai dari tingkat kabupaten sampai desa. Kami akan memperkuat struktur kepengurusan dari DPD hingga ranting serta menyampaikan visi misi Partai kepada masyarakat,” ujarnya. Senin, Desember 2025.
Sebagai Dewan Pembina Yayasan Sumber Kasih Bangsa, ia juga berharap adanya kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat dalam membangun Kabupaten Sumba Barat Daya. “Kami mendukung program pemerintah di bawah kepemimpinan Ibu Ratu Wulla dan Bapak Angga dengan slogan membangun desa, menata kota,” tambah Umbu Lodongo.
Sementara itu, tokoh masyarakat Bernardus Seingo Bili yang ditemui Obor Sumba menyambut positif penguatan Partai Buruh di SBD.
“Kami berharap kehadiran Partai Buruh benar-benar memperjuangkan nasib para buruh di pelosok desa, di mana hak kami sering diintimidasi oleh penguasa demi kepentingan mereka. Kami mendukung Partai Buruh agar perjuangan kami dapat terwujud,” ungkapnya.
Ia juga menyinggung aksi buruh pada 30 Oktober 2025 di Jakarta, yang menuntut penghapusan hostum, menolak upah murah, serta mencabut PP No. 35 Tahun 2022 tentang Pekerja Alih Daya dan UU Ketenagakerjaan yang baru.
“Semoga suara buruh semakin kuat,” tutup Bernardus dengan penuh harapan.
(OS/Redaksi)






