Pembunuhan Sadis di Kodi Utara: Diduga Dipicu Masalah Bambu

  • Bagikan
Korban pembunuhan, Daniel Ndengi Wungo

KODI UTARA, OBOR SUMBA — Warga Desa Hoha Wungo, Kampung Onggol Dolo, Kecamatan Kodi Utara, digemparkan oleh peristiwa pembunuhan sadis yang terjadi pada Kamis, 6 November 2025, sekitar pukul 10.00 WITA.

Korban diketahui bernama Daniel Ndengi Wungo, warga Desa Bila Cenge, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya. Berdasarkan keterangan salah satu saksi yang enggan disebutkan namanya, korban datang ke Desa Hoha Wungo dengan tujuan membantu sepupunya membuat bale-bale rumah sebagai bagian dari persiapan acara adat pembelisan keluarga yang dijadwalkan berlangsung pada 10 November 2025.

“Dia datang hanya untuk membantu keluarga, tidak punya masalah dengan siapa pun sebelumnya,” ujar salah seorang saksi yang meminta agar identitasnya dirahasiakan.

Namun suasana kerja gotong royong itu berubah menjadi tragedi berdarah. Daniel ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan. Hingga kini, pihak Kepolisian Sumba Barat Daya belum memastikan motif di balik pembunuhan keji tersebut. Dugaan sementara, peristiwa ini berkaitan dengan perselisihan mengenai bambu yang akan digunakan dalam kegiatan adat tersebut.

Kapolsek Kodi Utara bersama Kapolsek Kodi turun langsung ke lokasi kejadian bersama tim medis dari Puskesmas Kori untuk melakukan visum dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kapolsek Kodi Utara memastikan bahwa kasus ini menjadi prioritas penyelidikan.

“Sejumlah saksi telah kami mintai keterangan. Informasi sementara, pelaku diduga merupakan tetangga korban. Identitas pelaku sudah kami kantongi dan kini tengah dilakukan pengejaran. Kami beri ultimatum agar pelaku segera menyerahkan diri,” tegas Kapolsek Kodi Utara.

“Motif pembunuhan akan kami ketahui setelah hasil visum dan analisis forensik keluar. Hasil tersebut akan menjadi dasar untuk memastikan penyebab kematian korban secara pasti,” tambahnya.

Kepala Desa Hoha Wungo yang turut mendampingi kepolisian dalam olah TKP meminta keluarga korban untuk menahan diri dan mempercayakan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada aparat kepolisian.

“Kami mohon keluarga tidak bertindak sendiri. Biarlah pihak kepolisian menindaklanjuti kasus ini agar pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, keluarga korban menuntut agar pelaku segera ditangkap dan dijatuhi hukuman seberat-beratnya.

“Kami ingin tahu apa motifnya sampai tega melakukan pembunuhan yang sangat brutal ini. Kami minta hukum ditegakkan dan pelaku dihukum seadil-adilnya,” ungkap salah satu anggota keluarga dengan suara bergetar.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan penyisiran di wilayah Kodi Utara untuk menangkap pelaku yang diduga kuat masih berada di sekitar Desa Hoha Wungo, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur.

(OS/YK.02) 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *