TAMBOLAKA, OBOR SUMBA — Perayaan Ekaristi pelantikan Dewan Stasi Santo Mikhael Kadekap periode 2025–2028 berlangsung khidmat dan penuh sukacita pada Minggu (12/10/2025). Misa pelantikan dipimpin oleh Pastor Paroki St. Paulus Ande Ate, Romo Stefanus Tamu Ama, Pr, bersama pastor rekan, Romo Marianus Lecke, Pr, yang juga meneguhkan semangat pelayanan para anggota Dewan Stasi yang baru.
Dalam sambutannya, Yohanes Pallaka, S.Ag., selaku pembina umat, menyampaikan ungkapan limpah terima kasih kepada kedua imam yang telah memimpin perayaan tersebut. Ia juga memberikan apresiasi kepada Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Ande Ate yang mempersembahkan paduan suara, serta kepada para penari dan seluruh umat yang hadir mendukung acara.
“Mari kita bekerja sama membangun Gereja kita, agar semakin hari iman umat semakin mendalam,” ujar Yohanes Pallaka.
“Terima kasih atas doa dan dukungan bagi para Dewan Stasi yang baru dilantik.”
Sementara itu, Romo Stefanus Tamu Ama, Pr, dalam sambutannya menegaskan pentingnya ketulusan hati dan semangat persaudaraan dalam pelayanan Gereja.
“Tepuk tangan harus datang dari hati yang tulus. Saya hanya ingin mengajak umat yang baik dan benar,” tegas Romo Stefanus.
“Jangan tersinggung bila diajak kepada kebenaran, sebab kita semua dipanggil untuk bersatu dalam kasih Kristus.”
Acara pelantikan ini menjadi momentum istimewa bagi umat Stasi Kadekap. Dalam kesempatan tersebut, Romo Stefanus menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya memberikan bantuan sebesar Rp10 juta untuk mendukung pembangunan Gereja Stasi Santo Mikhael Kadekap. Ia mendorong agar Stasi segera membuka rekening resmi guna memastikan pengelolaan dana yang transparan dan akuntabel.
“Jangan berhenti berjuang dan berharap. Gunakan kemampuan kita untuk menyelesaikan pembangunan gereja ini. Stasi Kadekap memiliki semangat dan kehormatan untuk menuntaskan pekerjaan baik ini,” ujarnya penuh semangat.
Menutup sambutannya, Romo Stefanus memberikan pesan penuh motivasi kepada Dewan Stasi yang baru dilantik.
“Atas nama DPP St. Paulus Ande Ate, saya mengucapkan selamat bertugas. Biarlah hati yang berbicara dan hati yang melayani. Saya siap melayani umat bahkan secara online 1×24 jam, agar setiap persoalan dapat dijawab dengan cepat dan bijak.”
Lebih lanjut, Romo Stefanus juga mengingatkan agar kegiatan sepak bola antarumat di wilayah Paroki Ande Ate, yang akan dimulai pada Selasa, 14 Oktober 2025, tetap dijalankan dalam semangat kekeluargaan dan sportivitas.
“Umat boleh bertanding dan menonton, tetapi pantang membawa parang. Kita datang untuk bersaudara, bukan untuk bertikai,” pesannya menegaskan.
Dengan semangat kebersamaan tersebut, umat Stasi Santo Mikhael Kadekap diharapkan semakin teguh dalam iman dan komitmen pelayanan, serta menjadi teladan dalam membangun Gereja yang hidup, bersatu, dan penuh kasih.
(OS/YUM)












