Sanggar Weemaringi Diresmikan, Angkat Kembali Budaya Bangsa

  • Bagikan

KODI UTARA, OBOR SUMBA – Sebuah sanggar tari baru bernama Weemaringi resmi dibentuk di Kampung Mangu Kawanggo, Desa Kalembu Lede, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (27/9/2025).

Nama Weemaringi memiliki arti “air berkat” yang diyakini membawa makna luas serta memberi semangat kebersamaan. Pemilihan nama ini diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap seni dan budaya lokal.

Sanggar tersebut digagas oleh sejumlah tokoh masyarakat, antara lain Lodowikus Umbu Lodongo, Honggo Mete, Lukas Lemba Loghe, dan Yohanes Umbu Mone. Kehadiran sanggar ini juga menjadi bagian dari persiapan menyambut pelantikan Dewan Stasi St. Gaudensi Tanggu Dendo yang akan digelar pekan depan.

Adapun susunan pengurus Sanggar Weemaringi meliputi Ketua Honggo Mete, Sekretaris Lukas Lemba Loghe, Bendahara Theresia Leda Bulu, serta sejumlah seksi, antara lain Seksi Humas, Seksi Pukul Gong dan Tambur, Seksi Busana, Seksi Dokumentasi, dan Seksi Rohani.

Menurut Ketua Sanggar Weemaringi, Honggo Mete, keberadaan sanggar ini penting untuk menjaga sekaligus melestarikan budaya yang mulai tergerus zaman.

“Melalui sanggar ini, kita ingin melatih anak-anak muda agar menjadi generasi penerus yang tetap menghargai dan menghidupi budaya bangsa,” ujar Honggo dengan penuh semangat.

Dengan terbentuknya Sanggar Weemaringi, masyarakat setempat berharap nilai-nilai budaya Sumba dapat terus hidup dan diwariskan dari generasi ke generasi. (OS/LL)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *