KATIKUTANA, OBOR SUMBA — Perguruan Wushu Cahaya Tritunggal Sakti dan Perguruan Kungfu Jet Kun Do menggelar latihan bersama di Aula Desa Anakalang, Kecamatan Katikutana, Kabupaten Sumba Tengah, Minggu (24/5/2026), sebagai upaya mempererat persaudaraan sekaligus mempersiapkan atlet menghadapi kejuaraan daerah (Jurda) di Surabaya.
Kegiatan latihan persahabatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh semangat dan diikuti puluhan atlet dari kedua perguruan bela diri yang ada di Pulau Sumba. Selain mempererat hubungan antarperguruan, latihan bersama juga menjadi sarana meningkatkan kemampuan teknik dan mental para atlet.
Pembina Perguruan Wushu Cahaya Tritunggal Sakti, Lodowikus Umbu Lodongo, SH, menyampaikan apresiasi kepada Perguruan Kungfu Jet Kun Do yang telah menerima kedatangan rombongan mereka untuk latihan bersama.
Ia mengatakan persaudaraan antarperguruan bela diri perlu terus dijaga demi kemajuan olahraga kungfu dan wushu di Tanah Marapu.
“Kita harus saling mendukung dan menghargai demi kemajuan perguruan bela diri di Pulau Sumba. Lain padang lain belalang, lain perguruan lain jurus,” ujar Umbu Lodongo.
Sementara itu, Ketua Perguruan Kungfu Jet Kun Do, Yulius Umbu Roka, mengatakan latihan bersama tersebut menjadi bagian penting dalam persiapan menghadapi Jurda yang dijadwalkan berlangsung di Surabaya pada 16 Juni 2026 mendatang.
Menurut dia, para atlet harus mempersiapkan fisik, mental, dan disiplin latihan sejak sekarang agar mampu meraih hasil maksimal dalam pertandingan.
“Para atlet harus rajin berlatih, disiplin, dan menjaga semangat. Fisik dan mental harus benar-benar siap untuk menghadapi pertandingan,” kata Yulius.
Salah satu peserta latihan, Yosua Bili, mengaku senang dan termotivasi dengan adanya latihan persahabatan antara kedua perguruan tersebut.
Ia menilai latihan bersama membuat para atlet semakin percaya diri karena dapat saling belajar dan melengkapi kemampuan masing-masing sebelum bertanding di atas ring.
“Dengan latihan bersama ini kami menjadi lebih terbiasa dan tidak mudah grogi saat bertanding nanti,” ujarnya.
Latihan bersama tersebut juga diisi dengan sparing persahabatan, latihan teknik, dan foto bersama sebagai simbol persaudaraan antarperguruan bela diri di Pulau Sumba.
OS/LUL












